Mengenal Aritmia Jantung yang Juga Silent Killer

  • Whatsapp
aritmia jantung

Aritmia jantung salah satu penyakit kardiovaskuler. Penyebabnya adalah detak jantung yang tidak beraturan sehingga dapat mengganggu fungsinya.

Jika Anda belum familiar dengan penyakit aritmia jantung, maka kini saatnya membaca ulasan di bawah untuk informasi selanjutnya.

Mengenal Aritmia Jantung

Aritmia jantung disebut juga aritmia ventrikel yang merupakan  gangguan Irama jantung. Di mana penanda utamanya adalah detaknya yang berlangsung lebih cepat. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan di ruang bawah jantung.

Aritmia jantung yang tidak diobati dapat membuat ruangan jantung bagian bawah tidak dapat lagi mempertahankan aliran darah ke seluruh tubuh sehingga tidak lancar.

Lama-kelamaan yang terjadi adalah tekanan darah akan turun sehingga menyebabkan gagal jantung. Pada akhirnya, jika penyakit aritmia jantung ini tidak di rawat dengan baik, maka akan menyebabkan kematian.

Detak jantung yang tidak sesuai dengan seharusnya akan dapat menyebabkan gangguan pada jantung. Iramanya bisa tidak beraturan, terlalu cepat atau bahkan terlalu lambat.

Aritmia jantung bisa terjadi saat impuls listrik di bagian tersebut tidak dapat bekerja dengan baik karena adanya gangguan. Tetapi ada juga yang mengatakan bahwa faktor penyebabnya bisa berbagai hal.

Antara lain a adalah penyakit arteri koroner,  ketidakseimbangan natrium atau kalium yang merupakan elektrolit dalam darah,  serta adanya perubahan otot pada bagian jantung.

Untuk gejala yang dirasakan, sebagian besar penderitanya mengatakan tidak mengalami gejala yang sama.Tetapi ada juga yang mengalami gejala tidak spesifik seperti dada berdebar, sakit kepala, nyeri dada atau bahkan pingsan.

Gangguan aritmia ini sangat berhubungan erat dengan kondisi kardiovaskuler pada penderitanya. Antara lain adalah tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dan pembengkakan jantung, Penderitanya juga dapat berpotensi untuk mengidap penyakit katup jantung serta arteri koroner.

Karenanya penyakit aritmia jantung tidak dapat dianggap sepele, walaupun banyak yang tidak merasakan gejala spesifik. Jika penyakit ini diabaikan serta tidak dirawat oleh dokter spesialis jantung, maka bisa meningkatkan risiko terjadinya stroke pada pasien.

Tidak jauh berbeda dari penyakit kardiovaskuler lainnya, aritmia jantung pun dapat menyebabkan kematian mendadak. Khususnya pada penderita yang tidak mendapatkan perawatan kesehatan yang memadai

Untuk meningkatkan kualitas hidupnya, maka pasien harus menyesuaikan diri dengan kondisi aritmia nya. Antara lain dengan mengkonsumsi makanan yang baik serta menghindari bahan olahan yang tidak disarankan.

Penderita sebaiknya menghindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh ataupun lemak trans dari berbagai bahan. Selain itu juga, batasi konsumsi  bahan sajian yang mengandung kolesterol serta garam tinggi.

Anda dapat memperoleh berbagai informasi terbaru tentang kesehatan jantung pada berbagai ulasan yang ditulis artikel kesehatan. Gunakanlah penjelasan yang ada di artikel tersebut agar dapat menjaga kesehatan pribadi dan keluarga.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *